Home / Atasan Kebaya Modern / 3 Tips Memilih Model Seragam Pagar Ayu atau Bridesmaid Yang Tepat

3 Tips Memilih Model Seragam Pagar Ayu atau Bridesmaid Yang Tepat

Model Seragam Pagar Ayu - Sebuah acara pernikahan tentunya akan menjadi meriah ketika diadakan di tempat yang mewah dengan dekorasi yang sangat berkelas.

Karenanya, beberapa orang sangat-sangat memperhatikan hal ini ketika menyiapkan sebuah acara pernikahan.

Terlepas dari tempat dan dekorasi yang sudah persiapakan. Terkadang ada satu hal yang penting namun sering dilupakan banyak orang di dalam persiapan acara pernikahan tersebut, yaitu: penampilan dari para pagar ayu.

Pagar ayu atau juga dikenal dengan sebutan “Bridesmaid” di budaya Barat merupakan beberapa orang wanita yang akan menjadi dayang-dayang dan bertugas untuk menghantarkan atau mengiring sang penggantin yang akan menuju ke pelaminan.

Para pagar ayu ini biasanya berjumlah sekitar 6 orang, namun tidak ada jumlah yang pasti untuk pagar ayu.

Ketika menghantarkan sang penggantin, mereka juga akan berpasangan dengan pagar bagus (beberapa pria yang memiliki tugas yang sama).

Demi terciptanya sebuah acara pernikahan yang meriah dan menarik, penampilan dari pagar ayu ini sangat penting untuk anda perhatikan.

Bila anda masih bingung mengenai bagaimana memilih seragam yang tepat. Berikut merupakan beberapa tips memilih model seragam pagar ayu yang tepat dari KAIN BALIYA!

 

Tips Memilih Model Seragam Pagar Ayu

 

1. Motif Atasan

Berbicara tentang motif kebaya pagar ayu, tentunya kita sering melihat kebanyakan para pagar ayu mengenakan seragam kain tanpa motif atau polos, agar kesan resmi dan khidmat dari acara pernikahan dapat terlihat.

Umumnya kebaya-kebaya yang biasa dipakai untuk pakian pagar ayu ialah:

 

  • Kebaya Kutu Baru
    Model kebaya kutu baru ini sangat popular untuk seragam pagar ayu. Model kebaya kutu baru ini memiliki tampilan yang simple dan hadir dengan motif polos dengan pilihan-pilihan warna yang cantik.

 

  • Kebaya Lace
    Selain kutu baru, kebaya model lace juga sangat dipilih karena memiliki tampilan polos namun tetap elegan. Biasanya kebaya ini memiliki lebar lengan yang besar, akan sangat menawan bila dipadukan dengan kain batik.

 

  • Kebaya Encim
    Kebaya encim ini juga memiliki tampilan yang polos, namun yang membuanya berbeda ialah: model V neck dan juga bordiran kerah hingga ke bagian bawah.
    Bagian bordiran ini lah salah satu bagian yang membuat kebaya encim terlihat cantik.

 

Jenis kebaya tersebut sangat sering dipakai oleh para pagar ayu. Namun penggunaan seragam pagar ayu dengan motif-motif polos ini sebenarnya tidak haruskan.

Tidak ada salahnya juga untuk anda memilih seragam pagar ayu yang bermotif agar terlihat lebih menarik dan berbeda ketika acara pernikahan berlangsung.

Salah satu jenis model kebaya bermotif yang sangat direkomendasikan untuk para pagar ayu saat menghantarkan sang penggantin ke pelaminan yaitu:

  • Model Kebaya Bali
    Kebaya Bali memiliki tampilan serupa dengan kebaya dari daerah lain seperti: Sunda atau Jawa yaitu memiliki bentuk kerah V.
    Namun yang menjadikan kebaya bali ini menjadi berbeda ialah: penggunaan obi atau kain yang melilit di bagian pinggang. Orang Bali sering menyebut kain ini sebagai “senteng”.
    Selain itu, kebaya Bali ini juga memiliki motif-motif yang unik dan transparan, benar-benar cocok untuk diaplikasikan untuk para pagar ayu.

Bila anda tertarik untuk melirik jenis kebaya ini, anda dapat mengunjungi website baliya.id atau kainbaliya.com ada banyak pilihan kebaya Bali yang modis dan elegan disana.

 

2. Warna

Sama halnya dengan motif, pemilihan warna untuk pagar ayu sebenarnya tidak menjadi keharusan untuk mengikuti tema pernikahan atau warna dari seragam yang digunakan oleh sang penggantin.

Sebenarnya anda bisa bereksperiemen di dalam pemilihan warna seragam. Namun di dalam pemilihan warna ini, anda sebaiknya tidak melakukan dengan sembarangan agar tidak terlalu terkesan norak.

Anda sebaiknya meminta sebuah rekomendasi dari orang yang benar-benar tahu tentang pemilihan warna. Atau mungkin anda dapat melirik warna-warna yang kami rekomendasikan berikut ini.

Warna-warna yang kami rekomendasikan ini sangat cocok untuk diaplikasikan dengan kulit orang Indonesia yang cenderung berwarna sawo matang, warna-warna tersebut diantaranya:

  • Warna Pastel
    Seragam dengan warna pastel sangat cocok untuk dikenakan oleh orang memiliki kulit yang berwarna sawo matang khas orang Indonesia.
    Entah itu seragam yang memiliki motif ataupun polos. Warna pastek ini akan memberikan kesan segar dan glowing bagi siapapun yang memakainya.
    Selain itu, warna ini juga dapat menguatkan sisi kelembutan dari si pemakai, tentunya itu dapat meningkatkan kesan feminin terutama untuk para wanita pagar ayu.

 

  • Merah Maroon
    Bila anda adalah seorang pecinta warna merah. Kebetulan banget! Anda dapat mengaplikasikan warna ini sebagai para wanita pagar ayu di acara pernikahan nantinya. Namun warna merah di maksud bukanlah warna merah yang cerah, melainkan warna merah maroon.
    Warna merah maroon ini akan membuat si pemakai akan terlihat lebih cantik elegan. Selain itu, dengan memakai warna ini, si pemakai dapat tampil percaya diri karena kulit sawo matang akan Nampak lebih cerah dan tidak kusam ketika menggunakan warna merah maroon ini.

 

  • Ungu
    Untuk para wanita pastinya sudah familiar dengan salah satu warna ini. Yups benar! warna ungu memang sering digunakan oleh para wanita.
    Warna ini cocok untuk orang yang ingin tampil mewah namun tidak terlalu glamour. Selain itu, warna ini juga memberikan kesan yang anggun bagi pemakainya. Jenis warna-warna ungu yang dimaksu disini ialah warna ungu plum, violet atau magenta.

 

  • Hijau Zamrud (emerald green)
    Warna hijau zamrud atau juga dikenal dengan sebutan “Emerald Green”. Sebenarnya warna yang satu ini sangat cocok untuk dikenakan oleh pemilik jenis kulit apapun.
    Hijau zamrud ini akan memberikan kesan yang mempesona bagi si pemakai. Begitu juga bagi para wanita pagar ayu yang akan memakainya, penampilan mereka akan makin flawless ketika menggunakan warna ini.

 

  • Cokelat Muda
    Siapa sangka, warna coklat juga bisa menjadi pilihan yang tepat untuk mereka yang memiliki warna kulit sawo matang.
    Namun, warna coklat yang dimaksud disini bukanlah jenis warna coklat tua, karena warna cokelat tua akan membuat kulit sawo matang Nampak lebih kusam.
    Warna cokelat yang dimaksud disini ialah warna cokelat muda, yang akan membuat tampilan si pemilik kulit sawo matang akan menjadi lebih cerah.
    Tentunya anda akan terkesan lebih awet muda dan matchy, ketika mengaplikasikan warna ini.

 

  • Putih Tulang
    Sebagaimana yang sudah kita tahu bahwa warna memang cenderung menawarkan kesan yang netral dan bersih.
    Namun, bagi si pemilik warna kulit sawo matang, warna putih akan membuat penampilan anda agak terlihat kontras khususnya warna putih cerah.
    Sebagai gantinya, anda bisa mengaplikasikan warna putih tulang. Warna putih ini memiliki tingkat kecerahan yang rendah.
    Sehingga warna putih tulang akan membuat kulit anda menjadi lebih bersih dan lebih bersinar.

 

  • Biru lembut (baby blue)
    Warna biru lembut atau juga dikenal dengan nama “Baby Blue” ini sebenarnya sangat cocok dipadukan dengan hampir semua jenis kulit termasuk kulit sawo matang.
    Jenis warna biru ini sangat direkomendasikan untuk anda yang menginginkan warna yang terang namun tidak terlalu mencolok dan aneh.
    Selain itu, penampilan anda juga akan menjadi terlihat lebih elegan dan mempesona oleh kesan manis dan lembut yang ditawarkan dari warna baby blue ini.

 

  • Hitam
    Warna hitam memang sudah bisa disebut warna sejuta umat, benar-benar sangat cocok untuk dipadukan ke semua jenis kulit, termasuk jenis kulit sawo matang.
    Seragam dengan jenis warna ini tentunya tidak akan membuat kulit anda terlihat kontras, namun justru akan memberikan kesan yang lebih cerah untuk penampilan kulit anda.
    Selain itu, warna hitam ini juga melambangkan kebijaksanaan dan menawarkan kesan yang mempesona.
    Sehingga sangat cocok untuk digunakan oleh para wanita pagar ayu.

 

  • Pink Tua
    Hampir setiap wanita tentunya sudah familiar dengan warna yang satu ini. Namun, warna pink yang dimaksud disini bukanlah pink muda yang memiliki warna cerah dan ceria.
    Warna pink yang dimasuksud ialah pink tua yang memiliki warna yang lebih calm dan tidak terlalu mencolok, sangat cocok untuk warna kulit sawo matang.
    Karena akan memberikan kesan yang menarik dan bersinar di penampilan anda.
    Sebaliknya, jika anda menggunakan jenis warna pink muda, kulit anda akan tampak lebih kusam dan agak gelap.

Jadi, pastikan warna pink yang anda pilih adalah warna pink tua.

 

3. Kain Bawahan

Setelah membahas tuntas tentang atasan seragam, mungkin tidak akan terasa lengkap jika kita tidak membahas bawahannya juga.

Sebagai warga Negara Indonesia tentunya kita tau bahwa Negara kita mempunyai banyak jenis pakian adat dari berbagai daerah.

Begitu juga kain untuk bawahan, sebenarnya ada banyak jenis kain yang bisa anda pilih sebagai seragam bawahan dari para wanita pagar ayu.

Jenis kain bawahan yang paling popular dan direkomendasi di Indonesia adalah kain batik dan kain tenun. Namun beberapa orang masih keliru dengan kedua jenis kain tersebut.

Daripada bingung, berikut merupakan perbedaan jenis kain batik dan kain tenun yang Harus anda ketahui.

  • Kain batik

Pada dasarnya kain batik ini berasal dari Suku Jawa. Batik merupakan kain yang memiliki motif dan corak yang bervariasi dan mempunyai makna tersendiri.

Jika dilihat dari cara pembuatanya kain batik ini dapat dibedakan menjadi tiga jenis yaitu:

Batik tulis, batik yang proses pembuatannya dilakukan dengan cara menulis di atasa kain polos dengan alat berwarna canting yang sudah diisi malam (dari bahan lilin).

Kemudian ada batik cap yaitu batik yang proses pembuatannya dilakukan dengan cara mengecapkan malam atau bahan lilin dengan menggunaakan suatu cetakan di bagian atas kain.

Berikutnya ada batik jumputan, batik yang proses pengerjaannya dilakukan dengan cara menjumput atau mengikat selembar kain polos yang berwarna putih bersih.

Kain tersebut akan diikat memakai benang dengan pola-pola sudah ditentukan, kemudian kain akan dicelupkan ke cairan pewarna.

Untuk pembuatan kain batik, itu akan memerlukan waktu yang cukup lama. Karena kain batik ini dibuat dengan secara manual dan harus melalui beberapa tahap pewarnaan.

 

  • Kain Tenun

Kain tenun merupakan salah satu kain istimewa khas Nusantara. Kain tenun hampir ditemukan di berbagai daerah di Indonesia yang tampil dengan ciri khasnya masing-masing.

Daerah-daerah tersebut, diantaranya: Minangkabau (Tenun Pandai Sikek), Palembang (Songket), Batak (Ulok), Lampung (Trapis), Jepara (Troso), Lombok (Tenun Sasak), Bali (Tenun Gringsing dan Endek) dan beberapa daerah sebagainya.

Kain Tenun ini umumnya dibuat dari bahan “benang lungsi dan pakan” secara bergantian dengan alat tradisional yang bernama “Gedogan”.

Proses penggabungan benang ini nantinya akan membentuk motif dan pola yang diinginkan, proses ini bisa dibilang menyilangkan satu benang dengan satu benang lainnya secara vertical dan horizontal.

Jadi setelah tahu beberapa tips tersebut sudahkah anda mendapatkan referensi untuk pemilihan seragam pagar ayu?

Jika sudah! Anda bisa melihat berbagai pilihan kebaya dan kain bawahan di baliya.id atau kainbaliya.com

Semoga Bermanfaat!!