Home > Angkul Angkul Batu Bata > Jual Angkul Angkul Batu Bata Untuk Rumah, Villa, dan Hotel

Jual Angkul Angkul Batu Bata Untuk Rumah, Villa, dan Hotel

Kontak Untuk Tanya Detail Tentang Angkulangkul :
Hubungi Via Telphone
Hubungi Via Whatsapp

Artshop yang jual angkul angkul batu bata kini banyak dijumpai di Bali terutama pada daerah–daerah seni yang dekat Ubud. Angkul-angkul batu bata sangat populer diaplikasikan tidak hanya di rumah akan tetapi juga di area akomodasi seperi: hotel atau villa.

Keberadaannya dapat menawarkan nuansa Bali pada suatu lingkungan rumah, villa, ataupun hotel serta menjadikannya nampak lebih menarik bagi para tamu yang berkunjung.

Angkul Angkul Batu Bata Untuk Rumah

Angkul Angkul Rumah Bali
Angkul Angkul Rumah Bali - sumber: pinterest.com

Bangunan angkul-angkul batu untuk rumah biasanya dibuat dengan ornamen-ornamen yang lengkap seperti: Apit Liwang, dan Aling-Aling (Konsep Tradisional).

Kedua ornament ini tidak semerta-merta ditaruh sebagai hiasan saja. Akan tetapi, terdapat simbol dan makna tersendiri di dalamnya.

Apit Liwang memiliki wujud berupa dua patung raksasa yang membawa senjata gada dengan posisi yang siap siaga dalam tugas menjaga. Kedua patung ini mensimbolkan keamanan yang menjaga si pemilik rumah dari gangguan dari luar terutama yang bersifat tak kasat mata (niskala).

Sementara itu, Aling-Aling merupakan bangunan yang berupa sebuah tembok yang bediri sebagai pembatas diantara pintu masuk dan pekarangan. Keberadaannya berfungsi sebagai privasi agar apa yang dimiliki oleh si pemilik rumah tidak terlihat langsung dari luar rumah.

Angkul Angkul Untuk Hotel dan Villa

Angkul Angkul Batu Bata Bali
Angkul Angkul Batu Bata Bali - sumber: pinterest.com

Angkul-angkul pada hotel atau villa umumnya menggunakan konsep desain modern. Bahan-bahan yang digunakan biasanya dengan material batu alam tanpa adanya aling-aling.

Namun, beberapa pemilik akomodasi juga ada yang membangun angkul angkul dengan konsep tradisional yang masih mempertahankan ornamen-ornamen khasnya seperti: apit liwang dan aling-aling tersebut.

Bangunan angkul-angkul yang menggunakan batu bata dengan yang menggunakan batu alam tentu memiliki tampilan yang berbeda. Tidak bisa dipertimbangkan sebagai hal yang bagus atau jelek, sebab semuanya kembali kepada selera masing-masing.

Namun, dalam kebanyakan orang cindering memilih material batu bata karena menawarkan tampilan yang lebih klasik serta memang sudah dipakai oleh masyarakat Bali dari jaman dulu.

Selain itu, batu bata juga memiliki daya tahan yang baik terhadap panas. Tentunya, hal ini akan membuat angkul-angkul bisa tahan lama dan awet terutama bila terkena paparan sinar matahari.

Pagar Tembok Rumah Batu Bata Bali

Bagi anda yang ingin memiliki rumah dengan tampilan yang estetik, mungkin pagar tembok rumah batu bata Bali bisa menjadi pilihan yang tepat untuk anda.

Material batu bata terbuat dari bahan cetakan tanah liat yang telah melewati proses penjemuran dan pembakaran. Batu bata yang sudah matang akan menawarkan warna merah yang sangat khas.

Warna merah inilah yang membuat pagar dengan bahan batu sangat unik bila dibandingkan dengan bahan material pagar rumah lainnya.

Pagar Tembok Rumah Batu Bata Bali

Harga Pagar Batu Bata Rumah Di Bali
Harga Pagar Batu Bata Rumah Di Bali

Pagar tembok rumah ini juga sering disebut dengan nama tembok penyengker oleh masyarakat Bali. Fungsi utamanya memang dibuat sebagai pembatas suatu area rumah, pura, atau puri (tempat tinggal bangsawan).

Selain sebagai pembatas rumah, pagar tembok ini juga memiliki fungsi sebagai pelindung secara spiritual. Pelindung yang dimaksud disini adalah pelindung dari berbagai gangguan dari luar rumah baik yang bersifat sekala maupun niskala (tak kasat mata).

Agar suatu pagar rumah dapat memiliki fungsi spiritual, masyarakat biasanya akan membuatkan upacara untuk pagar tembok ketika selesai dibuat. Upacara ini dilakukan mengikuti hari-hari suci tertentu.

Bentuk Pagar Rumah Batu Bata Bali

Pagar Minimalis Gaya Bali Tradisional
Pagar Minimalis Gaya Bali Tradisional - sumber: pinterest.com

Bentuk pagar rumah Bali umumnya dilengkapi beberapa paduraksa atau pilar kokoh yang diletakan di setiap sudut rumah. Fungsi pilar  kokoh ini adalah sebagai penghubung satu sisi tembok dengan sisi yang lainnya.

Di bagian atas dari paduraksa, biasanya diletakan hiasan berupa ornamen pahatan batu alam atau juga patung-patung tradisional yang dapat memberikan kesan yang lebih estetik dan indah.

Bagian depannya, dibuat menyatu dengan sisi kanan dan sisi kiri bangunan pintu masuk atau yang biasa disebut dengan angkul-angkul, yang mana biasanya juga dihiasi dengan patung penjaga.

Agar pagar batu bata jelas di malah hari, biasanya juga dipasang beberapa penerangan berupa lampu. Lampu yang dipakai biasanya yang memiliki warna yang kuning untuk menciptakan nuansa yang hangat pada tampilan pagar batu bata.